Kamu tau nggak, berapa lama kita pernah bersama? kamu selalu salah mengingatnya, bahkan kamu juga lupa kapan pertama kali kita bertemu lagi dan memutuskan untuk bersama. Ijinin saya untuk mengingatnya "31 Januari 2009" kita mutusin untuk jalan bareng lagi, dan dari 2009 ke 2015 itu udah 6 tahun kita sama - sama, bukan 5 tahun.
Menghalangi karir kamu di dunia musik??? Nggak pernah berniat sedikitpun menghalangi karir kamu. Apa kamu pernah inget, dulu saya salah satu orang yang mendukung kamu jadi musisi. Saya nggak pernah keberatan, kamu lebih banyak menghabiskan waktumu buat ngeband, tiap jumat sabtu minggu kamu selalu dibogor, tanpa ada sedikitpun waktu diakhir weekend buat saya. Ketemu saya pun cuma pas malem jumat, dan itu pun cuma 1 jam hanya untuk pamit karena mau pergi. Pernah saya nuntut, waktu yang lebih banyak buat saya dibanding kamu menghabiskan waktu jalan - jalan dan kenalan sama cewe - cewe bogor sana, sampe punya cewe lain disana yang mesti dikunjungi tiap abis manggung. Sampai sikap kamu selalu berubah setiap pulang dari bogor? Ada sms rutin dari cewe yang sama ke hp kamu, dan abis itu kamu malah marah karena aku ngecek hape kamu.
Kamu selalu pilih teman - temanmu dibandingin saya? Kadang part ini nih yang paling bikin nyes dihati. saya yang sudah berusaha sebaik mungkin untuk kamu, selalu salah dimata kamu. Nggak ada satu halpun yang benar dari saya. Dan semua teman - temanmu lah yang paling benar. Padahal kamu juga tau aslinya sifat dan sikap mereka ke kamu gimana, mereka selalu berusaha menjatuhkan semangatmu dan kadang tidak memperdulikanmu dan cuma mengambil keuntungan dari kelemahanmu tapi kami tetap memilih mereka dibanding saya yang menemani kamu selama ini. Apa yang mereka katakan selalu benar, dan saya selalu salah.
Sadar atau tidak, kamu tidak pernah menganggap saya ada dan berharga? kamu tau nggak, saya selalu sedih baca post fb kamu " yang berkali kali bilang, nggak pernah ada orang merhatiin kamu". Saya sedih, karena ternyata keberadaan saya tidak pernah dianggap ada dan itu juga menandakan bahwa saya memang tidak berharga di mata kamu.
Selama kamu kerja, pernah nggak kamu berhitung berapa kali kamu berkata kasar dan memaki saya? Padahal kamu pernah berjanji akan selalu memperlakukan saya sebaik mungkin, karena menyakiti saya sama dengan menyakiti dirimu sendiri. Dalam hati saya selalu bertanya, mana yusak yang dulu, pria dengan prilaku lembut dan manja. Dan semua berbalik sekarang yusak berprilaku kasar.
Bukan nggak pernah setuju kamu kerja jad marketing. Bukan juga nggak ngerti jam kerja marketing. Tapi disana saya gelisah, melihat jam kerjamu yang tak teratur, makan yang sembarangan, tidur kurang, kamu tertekan sama kerjaan dan bosnya, Saya cuma nggak mau kamu sakit, Itu kenapa saya menyuruhmu untuk mencari pekerjaan lain yang lebih baik.
Tentang pengkhianatan kamu yang terakhir, dan itu masih terekam jelas ketika saya membaca hpmu ketika kamu tidur. Kamu tidak mengelak ketika saya bilang kamu berselingkuh bahkan kamu pun mengakui kalo kamu ada sesuatu dengan wanita itu walau tidak sampai freesex. Jujur ini kekecewaan saya terbesar. Ketika ada wanita lain di hubungan kita.
Kali ini ijinin saya minta maaf ke kamu "Yusak Hengky".
Maaf kalau selama ini kamu tidak pernah bahagia bersama saya,
Maaf kalau selama ini saya menjadi penghalang karir kamu.
Maaf kalau selama ini ada perbuatan atau sikap saya yang membuat kamu sakit hati.
Maaf kalau bersama saya, hanya menghabiskan waktumu yang berharga menjadi sia - sia,
Sesungguhnya saya mencintai kamu, dibalik perbedaan keyakinan ini. Maaf kalo saya tidak pernah bisa membahagiakanmu dan memberikanmu rasa nyaman.
Terima kasih buat segala rasa yang pernah kamu beri untuk saya, walau nggak semua manis tapi terima kasih telah menjadi pengalaman hidup dan kenangan paling berharga untuk saya.
0 komentar:
Posting Komentar